Tuesday, 21 July 2020

Sabar dan Sadar

Kamu apa kabar? 
How are you today? 
I'm not fine. I want to cry. But I can't. 
Dengarkan diskusiku, tanyaku, yang akan kujawab sendiri. 

Hey, kamu apa kabar? 
Aku baik-baik saja. Ah tidak, maksudku aku sedang banyak pikiran, terlebih tentang mu. 
Hatiku lemah banget, di pantik sedikit dengan nama mu saja udah goyah dan hampir "ambyar".

Aku pengen menangisi lemahnya hati ini. 
Awal bulan juli, diawali dengan ketidaknyamanan hati dan pikiranku karna namamu dan harapan padamu. 

Sudah dong "wa", sadar dong!!!! Kamu mah dikit-dikit berharap. Ada celah dikit dikiranya jawaban dari Alloh. 

Kamu baik-baik saja kan? 
        
            Iya aku baik-baik saja, hanya saja saat ini aku masih menyembuhkan hati dari masa laluku. Sudah            dengar kan aku habis putus. Aku belajar banyak dari nya. 

Iya aku sudah dengar. Kamu tau kan, ini tanda kasih sayang Alloh untuk mu? Kamu harus tau dan yakin, Alloh menyayangimu. 

Segera selesaikan kuliahmu. Pasti ibumu bangga sama kamu, bersyukur punya kamu, ku dengar kamu anak yang berbakti. Iya pastikan? Pastinya orang-orang yang ku suka adalah orang yang keren. Kamu salah satunya. 
Selesaikan kuliahmu. Jaga solatmu, jaga kesehatanmu. Kalau touring sama temen-temen hati-hati, jangan kebut-kebutan. Sepertinya aku akan hancur jika mendengar kabar buruk tentang mu. 

Aku akan berbahagia untuk setiap hal bahagia yang ku dengar tentang,u. 

Kamu, biarkan seperti ini, seperti dulu. 
Aku tak akan mendekat, tak akan. 
Aku cukup tau diri, cukup sadar diri. 
Kamu baik-baik saja, aku sudah cukup. 
InsyaAlloh jika bukan kamu, pasti seseorang yang lebih tepat lebih baik untukku. 

Kisahku, senin, 6 Juli 2020 😭
 

Thursday, 19 June 2014


Sepi.
saat malam menyapa
tinggal aku sendiri
duduk terdiam dalam renungan
sampai mana aku berjalan
sejauh mana aku merangkak
apa yang tlah aku perbuat
untukMu
untuk nya
untuk mereka